AKU SENDIRI DISINI
Yang Aku tau dari pandangan orang tentang anak tunggal adalah mereka selalu dimanja, disayang dan apa yang menjadi permintaan anak tersebut akan dituruti oleh orang tuanya.
Ya pendapat itu tak bisa sepenuhnya Aku salahkan, namun tak mereka tau Aku disini merasakan kesepian yang amat sangat. Sepi, sendiri dan tak ada seorangpun yang menemani.
Aku tak dapat sepenuhnya bercerita akan keadaanku sama orang tuaku. Aku disini butuh seorang sahabat ataupun kakak yang mampu membimbingku dan menemaniku dalam setiap keadaanku.
Aku iri sama teman-temanku yang mempunyai keluarga lengkap. Mereka seakan begitu sangat bahagia dan bisa berbagi cerita bersama.
Kehidupanku sejak kecil sangatlah berat bagi seorang anak tunggal. Aku terkadang ingin segera menyelesaikan tugasku didunia ini dan kembali kesisi-MU karena Aku disini sudah merasa tidak kuat akan keadaan didalam keluargaku.
Aku ingin bercerita namun Aku tak bisa bercerita dengan siapa. Hanya tangis yang dapat Ku lakukan.
Bagi seorang anak tunggal hadirnya seorang sahabat sangatlah dibutuhkan, namun apa yang Aku dapat mereka memang ada tapi tak sepenuhnya ada untukku.
sampai pada akhirnya Aku menjalani dua kehidupan ini Kehidupan didalam pendidikan dan kehidupan diluar pendidikan yang sangat berbeda.
Aku baru menyadari bahwa bersahabat dengan orang yang katanya berpendidikan itu sangat-sangatlah penuh dengan sandiwara. mengapa Aku bisa berkata seperti itu, karena Aku merasakan sendiri. mereka ada saat memang kita diperlukan dan disitu pula mereka akan akrab dengan kita namun dibalik itu semua mereka berusaha untuk menjatuhkan sahabatnya sendiri. Yah mereka lebih suka melihat penderitaan orang lain diatas kejayaan yang mereka dapatkan.
Berbeda dengan Aku bersahabat dengan orang yang notabene dikenal dengan orang yang gadungan/urakan/gelandangan. kenapa Aku bisa berkata seperti itu karena Aku merasakan hal ini sendiri. Aku mengenal orang yang sangat-sangat berbeda dan berbanding terbalik dengan bagaimana keadaanku sekarang. Yah Aku mengenal seseorang yang terkenal dengan gadungan/urakan/gelandangan. kejadian ini terjadi saat Aku menduduki bangku SMA kelas XI disitu entah ada angin apa Aku bisa memulai perbincangan dengan orang tersbut sampai pada akhirnya kita semakin akrab dan semakin dekat. Disitu Aku merasakan hal yang berbeda. Kenapa??? disitu Aku sangatlah dihargai sebagai seorang sahabat. Aku dilindungi oleh dia dan Dia juga selalu ada untukku. Aku sangat-sangat bersyukur pernah mengenal Dia dan tak akan pernah ku lupakan akan setiap kejadian yang pernah kita jalani bersama. Dia yang notabene berbeda namun bisa menunjukkan arti sahabat sebenarnya bukan seperti yang notabene sama dengan keadaanku namun dia tak pernah ada untukku.
Aku merindukan kehadirannya lagi, Aku menginginkan dia kembali hadir dalam setiap waktuku, Aku ingin kamu disini untukku. SELAMANYA. Aku merindukanmu. Dan Aku akan selalu menunggu akan datangnya waktu yang membuat kita kembali bersama lagi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar